Senin, 14 November 2022

REVIEW DRAMA KOREA SQUID GAME

 


Udah tau kan drakor yang beberapa waktu yang lalu pernah hits banget dan jadi serial terpopuler di Netflix?

Drakor ini bercerita tentang 456 orang frustasi yang memainkan game anak-anak untuk memperebutkan uang 45,6 milyar Won.

Tokoh pertama adalah Seong Gi Hun diperankan oleh Lee Jung Jae. Gi Hun ini nasibnya menyedihkan tapi susah buat simpati sama dia. Dia yang paling setia kawan dan lugu. Tapi sebenarnya dia tega banget sama ibunya di episode awal.

Tokoh kedua Cho Sang Woo diperankan oleh Park Hae Soo. Digambarkan jadi orang yang cerdas, lulusan SNU, sempat sukses karirnya tapi kemudian sama-sama bernasib malang dan butuh uang banyak banget. Di awal kita dibikin simpati sama dia, selanjutnya silahkan tonton sendiri.

Tokoh yang ketiga Kang Sae Byok diperankan oleh Jung Ho Yeon. Ini jadi debut acting pertamanya si kekasih Lee Dong Hwi. Tapi aktingnya luar biasa keren banget. Dari semua cerita Cuma cerita dia yang beneran bikin nangis dan tersentuh.

Tokoh keempat Hwang Jun Ho diperankan oleh Wi Ha Joon. Polisi yang menyusup jadi pasukan Squid Games seragam pink itu buat menyelidiki game ini sekaligus mencari kakaknya yang hilang setelah dapat undangan yang sama dari Squid Game.

Banyak tokoh lainnya juga termasuk si Ali diperankan oleh aktor asal India yang ceritanya beneran bikin nangis. Bonus cameo si tukang tampar alias penyebar undangan Gong Yoo dan si Front Man Lee Byung Hun.

Drakor ini 19+ karena banyak adegan sadis dan berdarah-darah. Tapi untuk ukuran penakut, gak ada scene yang aku skip meskipun darah berceceran di mana-mana.

Keseluruhan memang bagus. Banyak nilai yang bis akita ambil. Kesetiaan, kesetiakawanan, cinta buat keluarga, teman, dll. Betapa rasa frustasi, himpitan ekonomi bisa saja membuat orang lain mengorbankan hal-hal berharga dalam hidupnya.

Nilai minusnya menurutku adalah kedatangan tamu-tamu VIP yang gak penting banget dan menodai Ha Joon, tanpa itu pun udah bagus banget padahal.

Terakhir ditutup dengan plot twist yang gak kaget-kaget banget gara-gara udah kena spoiler di mana-mana. Juga quote tentang persamaan orang yang gak punya duit dan orang yang berduit.

 

Kamis, 10 November 2022

REVIEW DRAMA KOREA GOLDEN SPOON (2022)

 


“Menjadi miskin adalah dosa.”

Salah satu kalimat yang muncul di webtoon Lee Cheol (ayah Seungchon) ini cukup menohok dan menggambarkan betapa seriusnya masalah kemiskinan di Korea.

Di drama ini, kemiskinan diceritakan sebagai akar berbagai masalah: factor bunuh diri, bullying, dan objek permainan situasi & kondisi. Premis ini cukup menarik, apalagi didukung dengan kemasan genre fantasi. Kita akan melihat berbagai pergolakan batin yang berhubungan dengan kemiskinan, bagaimana cara bertahan hidup, dan setega apa Lee Seungchon ‘menukar orang tuanya’ setelah menyadari bahwa kehidupannya betul-betul tidak mudah.



Drama ini memang agak berat karena isu yang diangkat di dalamnya juga cukup relate. Tapi gak perlu khawatir, drama ini alurnya sangat mudah dipahami dan gercep. Kita gak akan dibiarkan lama menunggu aksi apa yang akan dilakukan tokoh utamanya.

Drama dengan durasi 1 jam 20 menit ini sangat worth it ditonton. Sinematografi mereka apik dan bermain. Kalau dicermati dengan baik, suasana rumah Taeyong dan Seungchon waktu bareng keluarga relative sama-sama suram. Kenapa bisa gitu? Ya karena sebenarnya mereka sama-sama kekurangan.

Konflik-konflik lain pun juga beermunculan menyanding konflik tokoh utama yang semakin kompleks. Tanpa disadari, hal-hal ini memicu kita untuk ikut mewaspadai plot twist yang mungkin akan hadir seperto sulap alias bisa bikin terkejut.

Hampir semua tokoh di Golden Spoon punya masalah sama keluarga. Bahkan si Janggun tukang bully pun ada masalah sama keluarga dia, terutama bapaknya. Selaain kemiskinan, sepertinya isu salah asuhan pun jadi poin penting yang ingin disorot



REVIEW DRAMA KOREA WHO ARE YOU (2015)



Judul: Scool 2015: Who Are You

Genre: School, Romance, Mistery

Negara: Korea Selatan

Channel: KBS

Tayang Pada: April 27 – Juni 16, 2015

Jumlah Episode: 16

Cast: Kim So Hyun, Nam Jo Hyuk, Yook Seung Jae, Jo Soo Hyang

 

Oke, jadi drama ini mengisahkan tentang kembar yang terpisahkan Go Eun Byul dan Lee Eun Bi. Pas masih kecil, Go Eun Byul diadopsi oleh orang kaya, sedangkan Lee Eun Bi tetap di panti asuhan. Kehidupan mereka beda jauh, Eun Byul yang tinggal berkecukupan Bersama.

Orang tua barunya di Seoul, sedangkan Eun Bi harus hidup pas-pasan di Panti Asuhan dengan mengurusi anak-anak panti lainnya. Di sekolahannya, Eun Bi juga harus tersiksa karena dia selalu di bully, hingga dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Sebagai drakor pertama yang aku tonton, Scool 2015 berkesan banget dan berhasil membawa aku masih dunia per-drakoran lebih jauh. Yang paling buat aku suka sama drama ini tuh pengambaran school lifenya kerasa banget. Problem yang dihadapi sama siswa kayak bullying.

Mati-matian belajar buat dapat ranking, adanya circle pertemanan, dll tuh persis banget. Romance drama ini ngga lebay, dan gak ada kiss scene jadi aman buat ditonton sama keluarga. Kisah cinta segitiga antara pemeran utama sama Gong Tae Kwang dan Han Yi An seru banget.

Alur ceritanya juga luar biasa dan gak gampang ditebak. Beda sama series yang pernah aku tonton sebelum-sebelumnya. Acting pemainnya bagus banget, especially Kim So Hyun yang berperan jadi 2 orang (Go Eun Byul dan Lee Eun Bi) dan Joo Soo Hyang as pembully yang berhasil buat aku pingin namapol.

Sinematografi juga bagus dan scoring bagus. The last, salah satu yang paling memorable dan nyantol dari drama ini tuh OSTnya yang berjudul Reset. Easy listening poll!!

Drama kore aini aku kasih nilai 9/10


REVIEW DRAMA KOREA A BUSINESS PROPOSAL (2022)

Judul: A Business Proposal

Genre: Drakor, Romance

Durasi: 12 episode, @1 jam

Rating: 8,5/10

Aktor: Ahn Hyo Seop, Kim Se Jeong, Seol In Ah, Kim Min Gue

 

Sejak awal, aku udah tertarik dengan premis dan trailer drakor ini. Dan ternyata nggak mengecewakan.

Seperti tipikal kebanyakan drama korea, Business Proposal ngasih cerita yang ringan, sweet dan menghibur, cocok untuk moodboster dan melepas stress. Konfliknya umum, tapi aku suka dengan hubungan Tae Moo & Ha-ri yang sehat dan dewasa.

Tapi meski ringan, setiap kali para karakternya melakukan deep conversation, kalimatnya selalu mengena dan efektif, bikin kita merenung juga. Aku paling suka deep convo antara Tae-Moo dan Ha-ri.



Selain Tae-moo dan Ha-ri, pasangan Sung Hoon dan Young Seo juga asik untuk diikuti. Kim Min Gue yang main jadi Sung Hoon jadi celebrity crash ku.

Bagi kalian yang udah sering nonton drakor ringan, mungkin ini akan sedikit bosenin. Tapi kalau buat perbaiki mood dan penyemangat hari kalian, series ini cocok banget. Dua tokoh cowok dan ceweknya gak ada yang jelek. Ngeliat mereka aja udah seneng banget.

Selasa, 08 November 2022

REVIEW DRAMA KOREA THE RED SLEEVE

 

cr:google


Judul: The Red Sleeve

Cast: Lee JunHo, Lee SeeYoung, Kang Hoon

PD: Jung Ji In

Penulis: Jung Hae Ri

Stasiun: MBC

Platform: VIU

Episode: 17

Genre: Sageuk, romance

Tayang: 12 November 2021-1 Januari 2022

 

“Momen itu menjadai abadi…”

Kalau ada daftar drakor yang wajib ditonton sekali seumur hidup, drama ini jelas masuk! Perpaduan yang indah dari aktor, cerita dan penyutradaraan yang membentuk kesatuan yang harmonis dan menghasilkan masterpiece!

Berkisah tentang dayang istana Bernama Sung Deok Im & Yi San (Raja Joseon ke-22 Jeongjo) yang menjadikannya selir. Kisah cinta antara pria yang jadi raja dan wanita yang tak ingin hidup terkekang selamanya.

Berdasarkan kisah nyata & novel yang dapet banget nyeseknya!!

Kisah cinta raja dan ratu atau selir sudah banyak diceritakan dalam berbagai drama/film. Yang jadi poin utama The Red Sleeve bukan semata kisah cinta antara raja dan selir, tetapi kehidupan dayang istana dan bagaimana ada orang yang lebih memilik jadi dayang daripada selir raja.

Novel & Drama The Red Sleeve berangkat dari pertanyaan besar, Yi San mencintai Sung Deok Im, tapi apakah Deok Im mencintai Yi San? Mengapa Deok Im menolak Yi San berkali-kali sebelum akhirnya jadi selirnya? FYI Deok Im satu-satunya selir yang dipilih Yi San sendiri dan dikenal dari kecil.

Buat yang familiar dengan Moon Lovers atau sageuk romance, biasanya di awal kisah dikasih yang manis-manis dan lawak dulu sebelum tragedi muncul. Begitu juga The Red Sleeve yang awalnya nunjukin Deok Im dan Yi San yang ceria dan menggemaskan. Sebelum tragedi demi tragedi dialami tokoh-tokohnya.

Tragedi terbesar di sageuk bukan Cuma A & B tidak bisa Bersatu karena XYZ, tapi juga Ketika A & B bersaatu lalu tragedi muncul. Tragedi di The Red Sleeve bukan Cuma kisah cinta yang singkat dan tragis, tapi juga Deok Im merasa kehilangan jati diri dan merana.

cr:google


Sepanjang drama Deok im adalah orang yang berprinsip. Meskipun ia mencintai Yi San, tapi kalau ia tidak bisa memilikinya sepenuhnya, maka lebih baik tidak sama sekali. Ini berkali-kali ditegaskan di adegan-adegan yang berbeda Ketika Yisan memintanya jadi selirnya dan Deok Im menolaknya.

Apalagi ini dari kisah nyata yang kita udah tau endinya, gak Cuma tragis tapi tragis kuadrat!

Makannya momen-momen mereka di drama ini berasa berharga banget. Setiap momen semakin menegaskan gimana cinta mereka yang tumbuh perlahan, lalu lama-lama semakin membesar dan akhirnya bersemi.

Selain kisah cinta, The Red Sleeve juga fokus ke dayang istana. Terutama Deok Im dan teman-temannya. Dari sini kita tahu gimana sih perjuangan mereka, apa aja yang dilalui dari mereka kecil sampai dewasa. Ada dayang yang benar-benar tulus mengabdi. Tapi ada juga dayang yang jahat dan haus kekuasaan.

cr:google

Kehidupan Yi San dari putra mahkota hingga jadi raja Jeongjo juga jadi perhatian di sini. Kita bisa lihat perkembangan dan usaha dia untuk menunjukkan dirinya mampu dan layak jadi putra mahakota dan raja, mengalahkan lawan-lawan politiknya, hingga membuat berbagai kebijakan selama jadi raja.

Kekurangan dari drama ini adalah kurang menunjukkan dan menjelaskan beberapa tokoh sejarah. Missal ratu Hyoui (istri Yi San), pangeran Eunjeon (yang dieksekusi) dan Kim Gui Joo (kakak ibu Suri) yang gak ada wujudnya, bahkan sekedar cameo pun gak ada.

Ada juga beberapa bagian yang Cuma disebutin aja padahal bisa pakai semacam montage untuk menjelaskan Tindakan karakter. Missal kebijakan Jeongjo atau bangunan yang dia bangun (Benteng Hwaseong). Padahal banyak banget pencapaian Jeongjo yang mungkin bisa sedikit dibahas di drama ini.

Dari segi cerita, meski aku udah tahu endingnya kayak apa, drama ini tetap bikin penasaran dan dikemas dengan rapi biar penonton nungguin tiap episode sampai ending. Walaupun gak ada plot twist yang wow, tapi jalan ceritanya enak ditonton dan bikin betah nontonnya.

Dari segi penyutradaraa,. Drama ini contoh drama yang makin bagus karena di tangan sutradara yang tepat. Dari sisi pengambilan gambar, sinematografi, tone dan palet warna, sutradara Jung Ji In pintar membangun drama yang artistic, menarik, dan menarik perhatian penonton.

Overall, The Red Sleeve ini paket komplit drama sageuk dengan kombinasi pemain, penulis, dan PD sempurna. Nonton drama ini berasa dating ke taman bermain abad ke-18 dan naik roller coaster yang mencampuradukkan perasaan Bahagia, sedih, haru dan bittersweet. Endingnya pun ditutup dengan indah.

REVIEW DRAMA KOREA DEAR M (2022)

 

cr:google

Awal aku nonton drama Korea ini, tentu saja karena adanya Jaehyun NCT dan emang udah nunggu rilisnya yang sempet kepending. TAPI… ternyata dramanya emang bagus dan worth to watch banget!! Sini aku bahas dikit ya.

Dear M punya latar belakang dunia perkuliahan yang sebenarnya biasa aja. Cuma yang aku suka, setiap karakternya ini punya cerita sendiri dan nggak selalu fokus ke main karakternya aja si Cha Minho (Jaehyun) dan Ma JooAh (Park Hyesoo).

Hubungan Minho dan Jooah ini, mereka udah bersahabatan 12 tahun dari kecil. Pokoknya drama ini bakal ngingetin kalian sama Weighlifting Fairy Kim Bokjoo!

Bukan Cuma romance, tapi juga mimpi para mahasiswa.

Drama ini pure bahas persahabatan, percintaan, Pendidikan dan impian masing-masing. Buat yang masih kuliah, wajib nonton sih untuk motivasi tambahan yang lagi loyo. Buka Cuma dramanya aja, konflik di drama ini juga ada, Cuma bukan yang complex gitu. Nggak bakal mikir pokoknya.

Ini tipe drama yang cocok buat nemenin malem sebelum tidur. Fresh, ringan dan GEMES MAMPUS!

Karakter pemainnya juga oke banget! Masing-masing punya daya tarik sendiri dan kisah masing-masing. Dijamin nggak bakal bosen karena aku yakin kalian akan nemuin kesayangan kalian sendiri di drama ini, ya minimal stalk IG pemainnya nanti!.

Kalau ngomongin visual jangan tanya lagi, bertabur visual pokoknya! Yang cowok dan cewek kayak satu kampus cakep semua orangnya, asli! Ini tuh tipe kehidupan yang semua orang inginkan pas di kampus pokonya. Ada sahabat kecil, grup bestie, crush, musuh dan junior gemes.

Bahkan buat aku yang suka drama thriller OCN, masih ngerasa enjoy dengan drama ini meskipun mungkin tanpa Jaehyun. Emang seringan itu dan comfort drama banget. Oh iya, siapin tisu buat yang hatinya lembek ya. Banyak hal yang bisa bikin kamu nangis. Terutama buat yang cupu sama romance.

Menurut aku, drama ini bagus, fresh, ringan. Bukan yang baguus banget, tapi worth to watch.

Rate: 8/10

Tahta drama romance no 1 masih dipegang Extraordinary You bagi aku. Karena jujur sampai sekarang masih susah move on, terutama OSTnya.

Sekian dari aku, thank you!!

REVIEW DRAMA KOREA SQUID GAME

  Udah tau kan drakor yang beberapa waktu yang lalu pernah hits banget dan jadi serial terpopuler di Netflix? Drakor ini bercerita tentang...