Selasa, 08 November 2022

REVIEW DRAMA KOREA THE RED SLEEVE

 

cr:google


Judul: The Red Sleeve

Cast: Lee JunHo, Lee SeeYoung, Kang Hoon

PD: Jung Ji In

Penulis: Jung Hae Ri

Stasiun: MBC

Platform: VIU

Episode: 17

Genre: Sageuk, romance

Tayang: 12 November 2021-1 Januari 2022

 

“Momen itu menjadai abadi…”

Kalau ada daftar drakor yang wajib ditonton sekali seumur hidup, drama ini jelas masuk! Perpaduan yang indah dari aktor, cerita dan penyutradaraan yang membentuk kesatuan yang harmonis dan menghasilkan masterpiece!

Berkisah tentang dayang istana Bernama Sung Deok Im & Yi San (Raja Joseon ke-22 Jeongjo) yang menjadikannya selir. Kisah cinta antara pria yang jadi raja dan wanita yang tak ingin hidup terkekang selamanya.

Berdasarkan kisah nyata & novel yang dapet banget nyeseknya!!

Kisah cinta raja dan ratu atau selir sudah banyak diceritakan dalam berbagai drama/film. Yang jadi poin utama The Red Sleeve bukan semata kisah cinta antara raja dan selir, tetapi kehidupan dayang istana dan bagaimana ada orang yang lebih memilik jadi dayang daripada selir raja.

Novel & Drama The Red Sleeve berangkat dari pertanyaan besar, Yi San mencintai Sung Deok Im, tapi apakah Deok Im mencintai Yi San? Mengapa Deok Im menolak Yi San berkali-kali sebelum akhirnya jadi selirnya? FYI Deok Im satu-satunya selir yang dipilih Yi San sendiri dan dikenal dari kecil.

Buat yang familiar dengan Moon Lovers atau sageuk romance, biasanya di awal kisah dikasih yang manis-manis dan lawak dulu sebelum tragedi muncul. Begitu juga The Red Sleeve yang awalnya nunjukin Deok Im dan Yi San yang ceria dan menggemaskan. Sebelum tragedi demi tragedi dialami tokoh-tokohnya.

Tragedi terbesar di sageuk bukan Cuma A & B tidak bisa Bersatu karena XYZ, tapi juga Ketika A & B bersaatu lalu tragedi muncul. Tragedi di The Red Sleeve bukan Cuma kisah cinta yang singkat dan tragis, tapi juga Deok Im merasa kehilangan jati diri dan merana.

cr:google


Sepanjang drama Deok im adalah orang yang berprinsip. Meskipun ia mencintai Yi San, tapi kalau ia tidak bisa memilikinya sepenuhnya, maka lebih baik tidak sama sekali. Ini berkali-kali ditegaskan di adegan-adegan yang berbeda Ketika Yisan memintanya jadi selirnya dan Deok Im menolaknya.

Apalagi ini dari kisah nyata yang kita udah tau endinya, gak Cuma tragis tapi tragis kuadrat!

Makannya momen-momen mereka di drama ini berasa berharga banget. Setiap momen semakin menegaskan gimana cinta mereka yang tumbuh perlahan, lalu lama-lama semakin membesar dan akhirnya bersemi.

Selain kisah cinta, The Red Sleeve juga fokus ke dayang istana. Terutama Deok Im dan teman-temannya. Dari sini kita tahu gimana sih perjuangan mereka, apa aja yang dilalui dari mereka kecil sampai dewasa. Ada dayang yang benar-benar tulus mengabdi. Tapi ada juga dayang yang jahat dan haus kekuasaan.

cr:google

Kehidupan Yi San dari putra mahkota hingga jadi raja Jeongjo juga jadi perhatian di sini. Kita bisa lihat perkembangan dan usaha dia untuk menunjukkan dirinya mampu dan layak jadi putra mahakota dan raja, mengalahkan lawan-lawan politiknya, hingga membuat berbagai kebijakan selama jadi raja.

Kekurangan dari drama ini adalah kurang menunjukkan dan menjelaskan beberapa tokoh sejarah. Missal ratu Hyoui (istri Yi San), pangeran Eunjeon (yang dieksekusi) dan Kim Gui Joo (kakak ibu Suri) yang gak ada wujudnya, bahkan sekedar cameo pun gak ada.

Ada juga beberapa bagian yang Cuma disebutin aja padahal bisa pakai semacam montage untuk menjelaskan Tindakan karakter. Missal kebijakan Jeongjo atau bangunan yang dia bangun (Benteng Hwaseong). Padahal banyak banget pencapaian Jeongjo yang mungkin bisa sedikit dibahas di drama ini.

Dari segi cerita, meski aku udah tahu endingnya kayak apa, drama ini tetap bikin penasaran dan dikemas dengan rapi biar penonton nungguin tiap episode sampai ending. Walaupun gak ada plot twist yang wow, tapi jalan ceritanya enak ditonton dan bikin betah nontonnya.

Dari segi penyutradaraa,. Drama ini contoh drama yang makin bagus karena di tangan sutradara yang tepat. Dari sisi pengambilan gambar, sinematografi, tone dan palet warna, sutradara Jung Ji In pintar membangun drama yang artistic, menarik, dan menarik perhatian penonton.

Overall, The Red Sleeve ini paket komplit drama sageuk dengan kombinasi pemain, penulis, dan PD sempurna. Nonton drama ini berasa dating ke taman bermain abad ke-18 dan naik roller coaster yang mencampuradukkan perasaan Bahagia, sedih, haru dan bittersweet. Endingnya pun ditutup dengan indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVIEW DRAMA KOREA SQUID GAME

  Udah tau kan drakor yang beberapa waktu yang lalu pernah hits banget dan jadi serial terpopuler di Netflix? Drakor ini bercerita tentang...